Mengapa Mangga Berbunga di Musim Kemarau, dan Rontok Saat Hujan?
![]() |
| Bunga Mangga |
Mangga adalah
salah satu buah tropis yang sangat digemari di Indonesia. Namun, banyak petani
sering bertanya-tanya: mengapa pohon mangga justru berbunga di musim
kemarau, sementara saat musim hujan bunganya gagal berkembang atau rontok?
Rahasia
Mangga Berbunga di Musim Kemarau
Musim kemarau
ternyata menjadi “pemicu alami” bagi pohon mangga untuk berbunga.
- Stres air sebagai pemicu hormon Kekurangan
air menghentikan pertumbuhan daun dan batang, lalu memicu hormon
pembungaan.
- Cahaya matahari berlimpah Intensitas sinar
matahari tinggi membantu pembentukan bunga dan memperkuat proses
penyerbukan.
- Suhu stabil Suhu hangat dan kering mendukung
perkembangan bunga menjadi buah.
Dengan kata
lain, kemarau adalah saat pohon mangga “beristirahat” dari pertumbuhan
vegetatif, lalu mengalihkan energinya untuk berbunga.
Mengapa
Bunga Mangga Rontok Saat Musim Hujan?
Sebaliknya,
musim hujan justru membawa banyak tantangan:
- Serbuk sari rusak – Hujan deras merusak
serbuk sari sehingga penyerbukan gagal.
- Kelembapan tinggi – Kondisi lembap memicu
penyakit jamur antraknosa yang menyerang bunga.
- Akar tergenang – Kelebihan air membuat akar
kekurangan oksigen, bunga menjadi lemah dan gugur.
- Hama lebih aktif – Thrips, kutu, dan lalat
buah lebih mudah menyerang bunga saat lembap.
Akibatnya,
bunga yang sudah muncul sering tidak bertahan lama dan akhirnya rontok.
Perbandingan
Kondisi
|
Faktor |
Musim
Kemarau |
Musim
Hujan |
|
Induksi
bunga |
Optimal |
Terhambat |
|
Penyerbukan |
Lancar |
Terganggu |
|
Risiko
penyakit |
Rendah |
Tinggi |
|
Hasil
bunga |
Banyak |
Sedikit,
mudah rontok |
Solusi Agar
Bunga Tidak Rontok
- Pemupukan seimbang: Tambahkan fosfor (P),
kalium (K), dan boron (B) untuk memperkuat bunga.
- Pengendalian penyakit: Gunakan fungisida
saat musim hujan untuk mencegah jamur.
- Drainase baik: Pastikan akar tidak tergenang
air.
- Perawatan bunga: Semprot pupuk daun dengan
hati-hati agar tidak merusak malai.
Kesimpulan
Mangga
berbunga di musim kemarau karena kondisi kering merangsang hormon pembungaan.
Sebaliknya, hujan membuat bunga gagal berkembang atau rontok akibat kelembapan
tinggi, rusaknya serbuk sari, dan serangan jamur. Dengan manajemen budidaya
yang tepat, petani bisa tetap menjaga bunga mangga agar bertahan hingga menjadi
buah manis yang dinanti.

Posting Komentar untuk "Mengapa Mangga Berbunga di Musim Kemarau, dan Rontok Saat Hujan?"
Posting Komentar